Penelitian Dosen Departemen AFF lebih Banyak di Bidang Kesehatan

Seminar IPB 2012

Sebanyak enam judul penelitian dari Departemen Anatomi, Fisiologi dan Farmakologi FKH IPB telah dipresentasikan pada seminar Hasil-hasil Penelitian IPB 2012 yang dilaksanakan di IICC Bogor pada Senin-Selasa, 10-11 Desember 2012. Lima diantaranya masuk ke dalam bidang Kesehatan, dan salah satu diantaranya, yakni “Pengembangan Stem Cell Embrionik yang Diproduksi melalui Teknologi Transfer Inti Sel Somatik untuk Aplikasi Kloning Terapi” oleh tim peneliti Prof.Dr.drh. Arief Boediono dkk. berhasil meraih penghargaan sebagai presenter terbaik di bidang kesehatan.

Seminar Hasil-Hasil Penelitian IPB 2012 ini terdapat 213 judul yang dikelompokkan kedalam 6 bidang, yaitu: 1.Bidang Pangan (63 judul), 2.Bidang Energi (10 judul), 3.Bidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan (27 judul), 4.Bidang Kesehatan (31 judul), 5.Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya (36 judul), dan 6.Bidang Teknologi dan Rekayasa (46 judul).

Para peneliti dan judul penelitian dari Departemen AFF selengkapnya ialah:
1.Dr.Drh. Hera Maheshwari “Kajian Fisiologi Reproduksi Kerbau Betina Dan Pemanfaatan Sperma Epididimis Kerbau Belang Tana Toraja Untuk Penerapan Inseminasi Buatan“. Skim Penelitian HIBAH KOMPETENSI
2. Prof.Dr. drh. Arief Boediono “Pengembangan Stem Cell Embrionik Yang Diproduksi Melalui Teknologi Transfer Inti Sel Somatik Untuk Aplikasi Kloning Terapi“. Skim Penelitian: DESENTRALISASI IPB (UNGGULAN STRATEGIS)
3. Dr. Nastiti Kusumorini “Peran Pemberian Phytoestrogen Pada Masa Kebuntingan Dan Masa Laktasi Terhadap Kinerja Reproduksi Anak: Menggunakan Tikus Sebagai Hewan Model“. Skim Penelitian: DESENTRALISASI IPB (UNGGULAN STRATEGIS)
4. Prof.Dr. Agik Suprayogi “Peningkatan Kualitas Dan Kuantitas Produksi Susu Dan Reproduksi Sapi Perah Pada Peternakan Rakyat Dengan Menggunakan Teknologi Katuk-IPB1“. Skim Penelitian: DESENTRALISASI IPB (UNGGULAN STRATEGIS)
5. Dr.Drh. Ita Djuwita, Mphil, Pavet(K) “Produksi Kolagen Sebagai Biomaterial Matrik Ektraseluler Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Dan Perkembangan Sel Secara In Vitro“. Skim Penelitian: PENELITIAN UNGGULAN FAKULTAS (PUF)
6. drh. Min Rahminawati, Phd, M.Si “Potensi Ramuan Herbal Herba Pegagan (Centella Asiatica L.), Daun Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa) Dan Temulawak (Curcuma Xhanthoriza L) Sebagai “Brain Tonic” Untuk Menghambat Proses Degenerasi Sel-Sel Syaraf Otak“. Skim Penelitian: INSENTIF SINAS

Dalam diskusi antara peneliti dengan berbagai pemangku kepentingan di akhir acara seminar, LPPM IPB mengungkapkan bahwa Penelitian Insentif Sinas untuk tahun 2013 sudah dalam tahap finalisasi dan peneliti-peneliti yang dinyatakan lolos seleksi akan segera diumumkan. IPB telah menyiapkan Rencana Induk Penelitian (RIP) yang memfokuskan seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyakaratnya pada bidang: pangan, energi, pengentasan kemiskinan, degradasi lingkungan dan biomedis. Selain itu Bantuan Dana Operasional Perguruan Tinggi (BOPT) yang akan diluncurkan pemerintah mengandung unsur dana penelitian sebesar 30%. Untuk itu, pada masa yang akan datang IPB akan lebih memfasilitasi kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat lintas disiplin ilmu, lintas fakultas dan lintas pusat penelitian.

Kemenristek mengungkapkan akan meningkatkan anggaran penelitian dan jumlah judul penelitian yang akan dibiayai dengan prioritas pada penelitian kemitraan untuk meningkatkan sinergi kelembagaan, sumberdaya dan jaringan. Oleh sebab itu diharapkan bahwa peneliti IPB dapat merancang penelitiannnya dalam bentuk kolaborasi riset dengan instansi lain dan memfokuskan kegiatan risetnya pada difusi techno-entrepreneur. Pendaftaran secara online program kemitraan akan dibuka pada April 2013 untuk pelaksanaan penelitian 2014.

Kementan menyampaikan perubahan penelitian yang selama ini telah dilaksanakan yaitu KKP3T menjadi KKP3N. Perubahan ini dimaksudkan untuk memperluas jaringan kerjasama penelitian tidak hanya antara Perguruan tinggi dengan Kementan, akan tetapi juga dengan instansi lainnya. Disamping itu disampaikan pula adanya kenaikkan alokasi dana maksimum per judul menjadi 200 juta dengan skim penelitian memadukan penelitian dasar dan penelitian terapan.

Kemendikbud sendiri saat ini sedang merancang kenaikan alokasi dana penelitian dan direncanakan penelitian yang diberikan akan lebih banyak bersifat Top Down dengan jumlah dana maksimal 500 juta per kegiatan untuk tujuan menyelesaikan permasalahan nasional. Sistem top down ini menargetkan para peneliti unggul di 7 perguruan tinggi, termasuk salah satu diantaranya IPB…

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *